Aroma kopi menerobos paru paru Membangunkan imaji yang terpaku Hipofisis berteriak cepat menguat Endorfin merangkak penuhi raga Kelopak bunga tertiup suka cita Mentari hangat tersenyum mesra Pelangi membagi satu dua warna pada si gagak Angin tak lupa menghembus manja Di dalam hati berwarna jingga Terciprat kuas bianglala …
Baca selengkapnyaKamu Yang selalu mengganggu ku Pergilah Pergi Karena aku mmebencimu Untuk apa kau datang kembali Membawa semua luka dan perih Mengorek semua luka lara Pergi Jangan dekati aku lagi Kau racun bagi hatiku Kau luka bagi batinku Kau virus yang mematikan seluruh sendi pertahananku Kau lah bagian dari masa lalu Yang harus ter…
Baca selengkapnyaWahai kawan.. Masihkah kau ingat daun pisang itu Yang kau petik dari kebun belakang sekolah Berlembar lembar bersih dari getah Wahai kawan Masihkah kau ingat daun pisang itu Yang kita gelar di tengah lapang upacara Berlapis lapis panjang satu garis Wahai kawan Masih kau ingat daun pisang itu Ku bariskan nasi, ikan asin, sa…
Baca selengkapnyaHangatnya tanah menghitam yang terhampar Harum semerbak kulit pepohonan Burung burung kecil berlari dari satu dahan ke dahan Suara cicitnya bersahutan penuh kegembiraan Gemericik sungai menambah indah nada tercipta Hutan pinus penuh pesona Rinduku padanya membuatku tak berdaya Ingin hati segera pergi merengkuhnya Menikmati …
Baca selengkapnyaUntuk Seseorang yang Tak Lagi Kurindu... Mengingatmu kini tak lagi ada rasa Tak jua memiliki asa Tersisa hanya sebuah nama Yang dulu pernah aku puja Rupanya cinta hanya belaka Jatuh seperti daun melayang terbawa Kelam layaknya rembulan tertutup jelaga Menghilang layaknya debu yang diseka Biarlah hilang... Namamu menghilan…
Baca selengkapnyaMungkin kamu benci padaku Mungkin kamu jijik padaku Tapi sumpah ini bukan salahku Aku tak pernah sedikitpun mau Kau sendiri yang hadir dalam mimpiku Aku tak pernah sedetikpun minta Kamu sendiri yang paksaku dahaga Mati matian aku menjauhimu Berusaha setengah mati membencimu Salahmu datang selalu Padahal aku malu Tak panta…
Baca selengkapnyaKata pak Barid, menulis itu ya menulis aja... Gak perlu terlalu dipikirkan, gak perlu terlalu direncanakan... Gak perlu terlalu jadi beban. Hmm... Ya mengalir Kayak air Asyik Melewati celah celah sempit Melewati ranai, sungai, lautan... Menulis itu... Ah selama ini tulisanku ya begini begini aja Gak pede lah aku dengan tu…
Baca selengkapnyaTiap ada yang berbicara tentang kerinduannya pd ayah.. Tentang kasih sayangnya pada ibu... Aku iri Ingin rasanya merasakan keindahan yang sama Keindahan dalam merindu Keindahan dalam berlagu Dengan nada nada indah kisah haru Aku... Aku terlahir tanpa semua itu Hanya bisa melihat dari jauh Dengan luka penuh sembilu Andaika…
Baca selengkapnyaPada Suatu Hari Nanti Karya Supardi Djoko Darmono Pada suatu hari nanti jasadku tak akan ada lagi tapi dalam bait-bait sajak ini kau tak akan kurelakan sendiri Pada suatu hari nanti suaraku tak terdengar lagi tapi di antara larik-larik sajak ini kau akan tetap kusiasati Pada suatu hari nanti impianku pun tak dikenal lagi …
Baca selengkapnyaKutitipkan rindu pada bongkahan ombak yg pecah dipinggir pantai Dia pecah hilang dan terbelah Menjadi buih putih terombang ambing mencari pemiliknya Kukabarkan pekat pada layang layang yg membumbung tinggi di angkasa Dia tergopoh mencari tempat untuk mendarat Kukabarkan risau pada kumpulan pasir putih yg terhampar Dia meminta…
Baca selengkapnyarindu udaranya... rindu aromanya... rindu sepoi angin nya... rindu belaian mentari yang menerobos di antara dedaunan nya... rindu sentuhan sejuk airnya... entah kapan aku dapat lagi bercengkrama dengan nya... datanglah di mimpiku malam ini, sahabat... karena aku sangat merindukan mu... hutan pinusku....…
Baca selengkapnyaSajak "Terima Kasih" Terima kasih telah memalingkan wajahmu Karena, setiap kali aku mengingatnya Aku belajar akan selalu peduli kepada siapapun Karena sakit sekali tidak dipedulikan Terima kasih telah meninggalkanku Karena, setiap kali aku mengenangnya Aku belajar akan selalu setia Karena sakit sekali t…
Baca selengkapnyaBila seorang anak hidup dengan kritik, ia akan belajar menghukum Bila seorang anak hidup dengan permusuhan, ia akan belajar kekerasan Bila seorang anak hidup dengan ketakutan, ia akan belajar dengan rasa cemas Bila seorang anak hidup dengan rasa kasihan, ia akan belajar mengasihani diri sendiri Bila seorang anak hidup…
Baca selengkapnyaApa yang kau cari ? dalam belantara ini ? sebuah nama atau sebuah makna ? belantara ini terlalu gelap untuk dijelajahi (Dinullah Rayes)
Baca selengkapnyaJalan yang hilang.... Terpaku ku menatap jalan dihadapanku…. Jalan yang dulu telah ku pilih. Jalan yang pernah sangat indah itu kini meghilang ditengah semak belukar. Tiada lagi setapak yang dulu memanjakan kakiku. Lalu dimanakah istana yang konon berada di ujungnya ? Akan kah ku mencapainya ?…
Baca selengkapnyaTerpaku ku menatap jalan dihadapanku…. Jalan yang dulu telah ku pilih. Jalan yang pernah sangat indah itu kini meghilang ditengah semak belukar. Tiada lagi setapak yang dulu memanjakan kakiku. Lalu dimanakah istana yang konon berada di ujungnya ? Akan kah ku mencapainya ? Atau s…
Baca selengkapnyaKalau engkau tak mampu menjadi beringin Yang tegak di puncak bukit Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, Yang tumbuh di tepi danau Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar, Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang Memperkuat tanggul pinggiran jalan Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya Jadilah saja jalan kecil, Tetapi jalan se…
Baca selengkapnyaBetapa menyenangkannya dapat menulis lagi. bukan, bukan menulis tapi berbicara dengan hati. Ingin sekali ku ciptakan sebuah puisi puisi tentangmu yang tiba-tiba saja hadir dalam anganku ingin kutulis puisi tentang cerita kita Walaupun tak pernah ada cerita cinta disana Tapi satu yang pasti Takkan pernah kulupakan cerita tentangmu Ka…
Baca selengkapnyaaku bawakan bunga padamu tapi kau bilang masih aku bawakan resahku padamu tapi kau bilang hanya aku bawakan darahku padamu tapi kau bilang cuma aku bawakan dukaku padamu tapi kau bilang meski aku bawakan mayatku padamu tapi kau bilang hampir aku bawakan arwahku padamu tapi kau bilang kalau tanpa apa aku datang padamu wah ! (puisi da…
Baca selengkapnya