Kamis, 14 Desember 2017

Buku Pinjaman

Hari ini saya ingin mengenalkan Fawwaz tentang adab pinjam meminjam. Hingga dibuatlah cerita ini.

Seekor kuda meminjam buku cerita tentang astronot pada badak. Kuda sangat menyukai buku itu. Karena disana banyak gambar planet, gambar luar angkasa, dan gambar pesawat ulang alik.
Badak mengijinkannya.
Akhirnya kuda membawa buku tersebut ke rumah. Kuda membaca buku itu dimana pun berada. Sambil duduk di depan, sambil makan jagung, sambil nonton tv, dna sambil makan malam.
Ibu bukannya tidka mengingatkan kuda untuk berhati hati menjaga buku pinjaman. Tapi kuda tidak terlalu mendengarkan karena sangat menyukai buku itu.
Dia membawa buku itu kemana mana. Sayangnya kuda kurang teliti dalm merawat buku itu. Dia menyimpannya dimana mana. Dan suka melipat halaman buku yg baru dibacanya.
Sepekan, akhirnya badak datang ke rumah kuda untuk mengambil buku astronot miliknya. Alangkah sedihnya badak saat melihat buku nya dalam keadaan yang berantakan. Halamannya penuh lipatan, ada noda saus di sampulnya, bekas minyak di sana sini.
Badak marah pada kuda dan berkata bahwa dia tidka akan meminjamkan buku lagi pada kuda.
Kuda menyesal. Dia memahami kesalahannya dna berjanJi untuk tidak mengilanginya lagi. Harusnya dia dapat merawat buku badak yg dipinjamnya. Menyimpannya dengan rapi, tidak melipat halamannya.

Mengapa Saya Harus Menjadi Fasilitator

Tugas kali ini adalah sebuah essay tentang seberapa siapkah saya menjadi fasilitator matrikulasi batch 5 mendatang. Seberapa siapkah saya melaksanakan amanah memfasilitasi peserta dalam membangun fondasi diri dlaam rangka memantaskan diri menjalankan peran sebagai istri dan ibu profesional.

Tugas kali ini memang terlambat saya buat. Tidak tepat waktu. Kesalahan saya terlambat membaca tugas di grup TFFM.
Terima kasih buat mba Vita yang masih memberikan kesempatan bagi saya untuk menyusulkan tugas ini.

Saya secara pribadi. Jika ditanya mengapa saya mengajukan diri menjadi fasil matrik batch 5, padahal saya masih mengemban amanah fasil bunsay #2 juga.
Pertama karena rasa tanggung jawab. Saat pembukaan fasil matrik batch 5, kepengurusan di Banyumas Raya baru reses. Saya harus memberi contoh dan semangat pada pengurus baru agar mau bersemangat berani menjadi fasil.
Kemudian ini masalah tanggung jawab, mendengar begitu banyak yang mendaftar foundi dan begitu sedikit fasil yang mendaftar, tenru saja saya tidka bisa hanya diam. Saya harus berkontribusi.
Selanjutnya karena saya seorang developer. Mendidik adalah hal yang menjadi kekuatan dalam diri saya. Hal yang menimbulkan kebahagiaan dalam diri.
Dan alasan terpenting adalah menjadi fasil artinya saya memiliki kesempatan untuk mempelajari kembali materi materi matrikulasi. Artinya saya berkesempatan untuk mengulangi materi materi tersebut dan mengulangi menerapkannya kembali dalam kehidupan sehari hari.

Lalu apa itu fasilitator?
Fasilitator adalah seseorang yang membantu sekelompok orang memahami tujuan bersama mereka dan membantu mereka membuat rencana guna mencapai tujuan tersebut tanpa mengambil posisi tertentu dalam diskusi. Itu adalah pengertian yang saya pahami tentang fasilitator. Fungsi fasilitator dalm hal ini adalah memancing keingintahuan, pengalaman, pemahaman dan memicu semangat belajar bagi teman teman yg difasilitasi. Posisi fasilitator bukan berarti harus menjadi yang serba lebih tahu. Tapi justru memantik teman teman yang lebih tahu untuk bisa membagi ilmu bagi teman teman yang lain.

Kesiapan diri seperti apa yang telah saya miliki? Sampai saat ini, saya sudah membaca baca kembali semua materi di TFFM. Materi yang sangat penting sebagai bekal. Beberapa materi memang telah saya pelajari lebih dalam. Tentang HE dan TM tentu saja sudha menjadi makanan sehari hari. Materi lain pun saya berusaha mendalami lebih jauh. Apalagi kelak di matrik batch 5 ini saya telah mengajukan diri sebagai fasil iffline. Tentu saja tidka bisa open book saat mengampu. Karena itu saya pun perlu mmeperdalam lagi materi2 matrikulasi. Karena salah satu alasan saya menjadi fasil adalah agar saya dapat mempelajari kembali materi2 sebelumnya.

Lalu bagaimana pandangan tentang kedudukan fasilitator di komunitas? Selama ini saya memandang seorang fasil sebagai seornag yang memang perlu dihargai, bagaimana pun saya selalu memandang keren guru-guru kehidupan. Siapapun itu. Lalu bagaimana pandangan ornag lain? Mungkin saja orang lain pun memiliki pandangan yang sama. Dan hal tersebut tentu saja menjadi tanggung jawab yang besar bagi saya secara pribadi. Artinya saya harus betul betul mempraktekan apa yang telah saya pelajari di IIP. Harus menjadi contoh dan figur yang baik bagi yang lain. Harus menjadi pribadi yang bisa menjadi panutan. Sebaik mungkin. Yang bisa saya lakukan.

Lalu bagaimana strategi dan rencana saya dalam memfasilitasi besok dalam matrikulasi batch 5 ? Besok adalah kali pertama saya memfasilitasi swara offline. Sebuah tantangan besar buat saya. Strategi yang akan saya lakukan pertama adalah saya akan membaca kembali materi materi matrikulasi. Mencari tambahan tambahan ilmu dan referensi  dari buku. Jika diperkenankan oleh pusat, kami akan bertemu offline setiap hari Rabu. Mengapa Rabu, karena hari itu kami bisa menggunakan ruangan perpusda untuk belajar bersama secara gratis. Dan hari Rabu artinya akan ada waktu bagi saya mempelajari kembali materi, dan  memprintkan materi buat teman teman peserta.
Saya harus betul betul siap dalam pemahaman materi.

Kekhaawatiran tentu saja ada dalam hal memfasikitasi besok. Terutama tentang kehadiran teman teman dalam tiap pertemuan. Saya memahami keadaan geografis dan kelangkaan kendaraan umum di sini. Dan kehadiran adalah hal yang saya khawatirkan. Kemudian saya khawatir jika saya tidak dapat memberikan pemahaman yang tepat saat menyampaikan materi. Oleh karena itu pemahaman akan materi menjadi hal penting bagi saya.

Lalu sejauh mana proses adaptasi saya dan keterlibatan diri dalam kelas TFFM? Saya sempat memberikan materi TM dikelas. Terus terang saya merasa kurang terlibat secara langsung dalam kelas. Walau saya sempat mengisi salah satu maerinya. Tapi kemudian saya banyak tertinggal. Jadwal akhir thun emmang lumayan padat sehingga kurang dapat stay tune di grup. Tapi selama ini ketika tertinggal, saya selalu membaca grup satu persatu. Dan materi tetap saya baca di resume2 materi. Hingga alhamdulillah materi tetap bisa mengikuti.

Semoga matrikulasi batch 5 besok saya dapat meningkatkan peran diri saya sendiri. Betul betul dapat membersamai teman teman di kelas. Dan menemani mereka membangun fondasi diri dalam rangka memantaskan diri dalam peran sebagai istri dan ibu profesional.

Rabu, 13 Desember 2017

Pipit terjebak Hujan

Hari ini saat makan malam diluar, kami terjebak hujan yang cukup deras. Kami terpaksa harus menunggu hujan berhenti di gerobak pecel lele. Fawwaz terlihat bete dengan huja. Tidak sabar ingin segera kembali ke hotel dan kembali dengan mainannya.
Akhirnya saya buat cerita tentang hujan deh.

Di sebuah hutan hiduplah seekor burung pipit yang ceria. Pipit ini senang sekali terbang hilir mudik kesana kemari menyapa penduduk hutan.
Suatu pagi, matahari tidak bersinar hangat seperti biasa. Awan hitam menggulung gulung, dan tak lama hujan pun turun dengan deras. Pipit kecil hanya bisa bergulung di sarangnya. Dia tidak bisa terbang melawan hujan yang turun deras seeprti ini. Dalam hati, dia bersedih. Karena dia tidak dapat terbang menyapa teman temannya. Pipit merasa bete. Tidak ada yang bisa dilakukannya dalam hujan.
Ibu pipit melihat kesedihan anaknya. Dia memeluk pipit kecil dan mengajaknya bercerita.

"Pipit kecil, tau gak kenapa ada hujan?" Tanya ibu pipit.

"Emang kenapa bu? Hujan membuat aku gak bisa bermain. Jawab pipit kecil sedih
Hujan itu yang membuat hutan ini subur pipit. Hujan membuat pohon2 sahabat kamu bisa minum, bisa tumbuh dan subur. Hujan sangat banyak manfaatnya. Bahkan dalam al Quran pun disebutkan dalam surat al Baqarah ayat 22.
"Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air ("hujan") dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan "hujan" itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS. 2:22)" jelas ibu pipit.

"Oh begitu ya bu? Ternyata hujan itu banyak ya manfaatnya. Aku malu selama ini benci hujan. "

"Ya sayang, sekarang kamu sudah tau manfaat hujan. Nah biar gak bete, bagaimana kalo kita bermain tebak tebakan?" Ajak ibu pipit

"Wah senangnya. Ayo bu...!"

Akhirnya pipit kecil tidka lagi merasa sedih dia suka hujan, dia bersyukur akan datangnya hujan. Dna dia kini bahagia, karena hujan membuatnya bisa bermain bersama ibu.

Selasa, 12 Desember 2017

Thomas yang Kesiangan

Hari ini alhamdulillah dapat kesempatan untuk belajar tentang antikorupsi bersama KPK. Jadi terfikir untuk membuat cerita tentang hal tersebut.

Ada kereta api kecil namanya Thomas. Thomas ini tugasnya mengantarkan surat dari satu kota ke kota lain. Tugas Thomas harus dilakukan pagi hari.
Suatu malam ada pertunjukan sirkus di kota. Thomas senang sekali. Dan dia menonton pertunjukan sirkus smapai malam.
Thomas pulang ke rumah kemalaman. Dia Terlambat tidur. Akhirnya pagi pagi Thomas bangun kesiangan. Dia bangun terburu buru, gak sempat sarapan langsung lari ke kantor pos dan berlari berlari berlari untuk emngantarkan surat. Karena terburu buru, Thomas jadi sering melakukan kesalahan. Surat2 tercecer, berantakan, gak rapi. Dan Thomas hampir saja menabrak Emmili di persimpangan. Bagaimana pun kerasnya Thomas berlari, dia tetap terlambat mengantarkan surat. Orang ornag di kota menunggu Thomas dengan cemas.
Hari itu semua kacau.
Thomas ditegur oleh pengawas gendut. Karena kelalaiannya.
Thomas menyesal. Dia berjanji untuk tidak bangun kesiangan lagi

Senin, 11 Desember 2017

Monyet yang Lapar

Ini adalah lembar kedua dari buku cerita uang dibuat Fawwaz. Bergambar seekor monyet yg sedang makan pisang sambil bergelantungan.

Hmmm... sempat sedikit berfikir juga cerita apa yang akan dibuat.

Akhirnya, saya pakai teknik bertanya deh ke Fawwaz.

"De, ini gambar siapa?"

"Ini momon mah, sedang makan pisang. Kelaparn itu makan nya banyak banget."jawaban si kecil ini memberikan ide buat saya dalam membuat cerita.

Owh iya...
Gini de cerita nya. Momon ini bangun kesiangan. Padahal sudha diingatkan oleh ibunya untuk bangun pagi hari. Tapi Momon malah bangun nya siang. Sarapan yang tadi sudah disiapkan oleh ibunya sudha gak bisa dimakan. Karena sudah dingin dan gak enak serta dikerubuti semut. Sekarang ibu sudah pergi kerja. Gak ada makanan lagi buat Momon. Dia kelaparan.

Sampai akhirnya dia duduk duduk di depan rumah, melihat ibu tetangga yang baru pulang dari pasar. Dia membawa pisang banyak sekali. Ibu tetangga kesulitan mengangkat pisang2 itu turun dari becak. Momon langsung membantu ibu tetangga mengangkutkan pisang pisang itu ke dalam rumah sebelah.

Usai membantu, ibu tetangga memberikan sesisir pisang untuk Momon.
Momon menerima dengan gembira. Langsung menyantap pisang pisang itu sambil bergelantungan di atas pohon

Minggu, 10 Desember 2017

Buku Cerita buatan Sendiri

Saya memang bukan ornag yang pandai bercerita atau menyukai mengarang dongeng. Suka sih sebetulnya. Tapi tidak pandai dan merasa kaku aja. Anehnya, si kecil suka sekali jika saya mau mendongeng. Walau dongeng nya gak karu karuan dan gak banget. Seringnya yah gtu deh. Gak masuk diakal. Hehe dongeng sih emang gak masuk diakal ya.

Dan si kecil sedang senang mewarnai di aplikasi mewarnai di laptop. Hasil mewarnai nya di print dan dia kumpulkan. Kemudian dia minta digabungkan keseluruhannya agar bisa menjadi buku dongeng.

Alhasil kami sekarang punya buku dongeng milik sendiri.

Bukinya cukup tebal. Isinya hanya gambar2 yg telah diwarnai.

Anehnya, dari gambar gambar itulah akhirnya muncul ide ide mendongeng itu.

Sabtu, 09 Desember 2017

Kisah sebuah Pepaya

Sebuah pepaya baru saja dipetik dari kebun. Dia dibawa pak tani ke pasar bersama pepaya lainnya. Di pasar mereka di pajang di rak toko buah menantikan pembeli.
Tak lama, seorang ibu bersama anak nya membeli pepaya dan membawanya pulang.
Di rumah pepaya dibiarkan saja di meja dapur. Karena ternyata si anak menolak untuk mwmakan pepaya itu.
Pepaya merasa sedih. Karena jika tidak langsung dimakan hari ini, dia akan emmbusuk dan besok harus berakhir di tong sanpah. Pepaya takut jika hafus bwrakhir di sana. Karena artinya dia terbuang percuma dan tidak ada artinya. Pepaya nangis sejadi jadinya. Dia sedih dna khawatir
Di ruang tengah ibu emmebujuk putri kwcilnya agar mau mencoba makan si pepaya. Dan meyakinkan rasanya yg manis.
Hingga akhirnya si anak mau mencoba makan pepaya.
Wow ternyata pepaya ini memnag sangat manis. Dia matang di pohon hingga rasnya nikmat sungguh swmpurna. Gadis kecil melahap pepaya dengan semangat.
Ibu dan ayah pun ikut sama sama semangat menikmati pepaya. Pepaya bahagia karena akhirnya dia bisa bergunaenjadi santaapan bergizi buat keluarga. Pepaya banyak mengandung vitamin a yg bagus buat mata.

Cerita ini aku sampaikan malam ini pada Fawwaz agar makin bersemangat makan pepaya yg kusajikan. Sekaligus mengenalkan kandungan gizinya

Jumat, 08 Desember 2017

Rocky Truk yang selalu Kesiangan

Rocky adalah sebuah truk pemadam kebakaran berwarna merah menyala. Dia adalah truk magang dia kantor pemadam kebakaran. Tiap pagi tugasnya adalah membuat kopi dan menyediakannya pada truk truk lain di kantor pemadam kebakaran

Kamis, 07 Desember 2017

Bona Gajah Kecil yang Rakus

Hari ini kami bercerita tentang tema keserakahan. Mengenalkan si kwcil tentang apa itu sifat serakah agar dapat menjauhinya.

Bona Si Gajah Kecil yang Serakah
Adalah Bona Gajah kecil yang hobi makan. Pagi pagi bangun tidur, ibu harus menyiapkan setangkup roti tawar.
Tidak lama, sepiring nasi goreng masuk lagi ke perutnya setelah makan siang.

Siang hari setwlah makan siang, sebuah semangka besar dihabiskannya semua. Sore hari pun dia masih mencari cari lagi makanan.

Ayah berkali kali mengingatkan Bona untuk berhenti makan. Karena yg dimakan Bona sudah melewati kewajaran. Tapi Bona tidak mengindahkan. Dia makan dan terus makan.

Hingga akhirnya malam hari perut Bona sakit. Dia menangis sejadi jadinya. Sakit sangat sakit tidak lagi tertahan.
Sekarang Bona paham apa yg ayahnya katakan. Tidak baik makan terlalu banyak. Melewati kebutuhan tubuhnya akan nutrisi. Bona menangis sekencang kencangnya. Dia berjanji untuk tidak serakah lagi.

Ayah mengajajnya ke rumah sakit. Bona di rawat disana. Beruntungvpak dokter dengan sigap memberi Bona obat hingga Bon amerasa sedikit lebih baik. Bona berjanji tidka akan mengulangi lagi hal tersebut

Rabu, 06 Desember 2017

Nino Gajah yang Malas

Nino ayo mandi pagi, kita pergi ke pasar.
Iya bu... teriak Nino sambil terus bermain. Setengah jam kemudian...
Nino udh selesai belum mandinya?
Ayo kita berangkat ke pasar
Nanti dong bu, aku masih main nih.
Ibu gajah bingung. Karena Nino belum bisa ditinggal sendiri di rumah. Tapi dia pun blm kehabisan dan sudah kehabisan sayur untuk masak hari ini.
Tapi Nino belum mau beranjak dari permainannya.
Berkali kali ibu gajah membujuk Nino mandi dan ikut ke pasar. Tapi Nino belum jyga beranjak.
Akhirnya ibu gajah menyerah dan membiarkannya terus dwngan mainanya. Sedangkan ibu gajah meneruskan pekerjaannya di kebun.
Menjelang siang, Nino sudah mulai merasa lapar. Dia mencari makanan. Tapi tidak ada apapun di meja.
Nino mencari ibunya. Ibu sedang menyetrika di belakang.
Ibu, aku lapar.
Maaf Nino, tidak ada makanan hari ini. Karena ibu belum ke pasar.
Ahh... aku lapar ibu.
Terus?
Tanya ibu gajah.
Aku menyesal bu, harusnya tadi aku mau mengantar ibu ke pasar.
Baiklah. Kalo gtu ayo kita sekarang kita ke pasar. Semoga masih ada penjual2 yg masih berjualan di sana.
Dalam hati Nino berjanji utk tidak lagi malas

Selasa, 05 Desember 2017

Hiu yang tak dapat berenang jauh lagi

Hari ini kaka datang ke rumah. Waktu yang hanya sebentar mampu kami isi dengan cerita menarik.
Kali ini sebuah cerita motivasi lagi. Tentang ikan hiu yang tak dapat berenang jauh lagi

Seekor hiu ditangkap oleh nelayan. Dia ditempatkan pada sebuah kotak kaca. Di kotak sebelah ditempatkan ikan ikan kecil. Hiu berusaha berenang jauh di dalma kotak dan menangkap ikan kwcil di kotak sebelah. Tapi dia terbentur kotak kaca. Berkali kali dia mencoba dan dia selalu terbentur kaca. Hingga akhirnya dia tidka lagi memperdulikan ikan2 di kotak sebwlah. . Dia hanya berenang sampai sebelum batas kotak kaca.
Suatu saat pembatas di kotak kaca dilepas.  Akan tetapi si hiu tidak mau lagi berenang menjauh dan menangkapi ikan ikan.
Dia sudah takut terlebih dahulu akan kotak kaca yg tidak lagi terpasang

Buku Pinjaman

Hari ini saya ingin mengenalkan Fawwaz tentang adab pinjam meminjam. Hingga dibuatlah cerita ini. Seekor kuda meminjam buku cerita tentang ...